Tentang kopi luwak

Home » Tentang kopi luwak

Bagaimana kita mendapatkan kopi luwak?

Luwak hidup di hutan antara lain di pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi, hewan ini memakan buah-buahan, termasuk biji buah kopi, dan luwak hanya memilih buah kopi terbaik, buah kopi yang telah matang. Buah kopi yang telah masuk ke dalam tubuh luwak kemudian di cerna tetapi biji kopi tidak bisa di cerna oleh sistem pencernaan luwak.Sebagai hasilnya, biji kopi tersebut berkurang atau kehilangan rasa pahitnya dan juga kafeinya, dan memberikan rasa yang khas. Biji kopi di kumpulkan, di bersihkan dari kotoran luwak dan kemudian di keringkan, hanya di sangrai dan di haluskan sebentar sebelum di jual.

Kehidupan luwak di alam liar

Bagaimana membedakan kopi luwak asli dengan yang palsu?

Ini adalah pekerjaan yang sulit meskipun bagi seorang profesional sekalipun! Kopi luwak dapat memiliki rasa yang sangat berbeda walau hanya di campur dengan setetes karamel atau cokelat. Satu hal yang harus anda perhatikan saat membeli kopi luwak adalah harga yang terlalu murah, karena produksi dari kopi luwak sangatlah terbatas dan permintaan terus meningkat, menjadikan harganya sangat tinggi. Kopi yang kami jual adalah 100% kopi luwak asli dan berkualitas. Kami menggiling dan menyangrai kopi saat anda membelinya, sehingga tidak menghilangkan keuinkan rasa serta aromanya. Dan tentu saja anda dapat membeli biji kopi yang masih hijau atau sesudah disangrai sehinggai anda dapat menyimpannya selama beberapa tahun. Kami menyediakan dua macam kopi luwak yaitu: arabica dan robusta yang kami datangkan dari pulau Sumbawa. Sehingga anda dapat memilih kopi yang anda inginkan!

Apa perbedaan antara kopi robusta dan kopi arabica?

Biji kopi robusta mengandung kafein dua kali lebih banyak dari biji kopi arabica, membeuat rasanya semakin kaya dan sedikit lebih pait tapi juga memiliki rasa asam. Robusta memiliki sekitar 2,7% kaffein, dan arabica hanya memiliki 1,5% kaffein. Kopi luwak, baik itu robusta ataupun arabica, memiliki kaffein yang lebih rendah dari pada kopi biasanya, sehingga aman untuk di konsumsi siapa saja, termasuk orang yang menderita sakit maag.